#2 TEPI JALAN (ONE PLACE ONE STORY – FEBRUARY WRITINGS CHALLENGE)

59c00fb7c24b02adbc32eabf868abec4

Tepi jalanan itu masih menyisakan bayanganmu. Saat melangkah berdua pada sore hari yang anehnya terik oleh cahaya mentari. Berulang kali kamu bertanya, tidak apakah berjalan kaki seperti ini rasanya? Please! Bersamamu, bersisian seperti itu, apalagi yang kutunggu? Meski jari jarang bertaut, aku suka. Tak bisa kumengeluh karenanya.

Kamu pandai bercerita. Kadang rasanya ingin kusela hanya untuk membiarkanmu menarik nafas agar tak lelah rasanya. Di setiap jalan yang kita lewati berdua, kamu akan berkisah tentang teman atau kerabat yang kamu punya. Dan aku akan diam mendengar. Sambil sesekali berbalik, menatap wajahmu dari samping, dan terus melangkah ke depan.

Berjalan kaki bagimu romantis. Meski kakiku tak kuat, denganmu aku tak punya peluang menolak. Bagaimana bisa kalau waktu kita berdua terbatas dan seringnya terhalang oleh hal yang tak dimengerti munculnya?

Aku di sini berada jauh dari tempat itu. Di jalan-jalan asing yang mulai rutin kutempuh. Jauh kumengambil jarak agar tak lagi terbayang masa lalu. Tapi masih juga tatapanku kadang berhenti di satu titik mengenang pada satu masa, dan bertanya dalam hati. Apa yang salah dan tak sanggup kumengerti?

#oneplaceonestory #1place1story#februarywritingschallenge #day2#street #tepijalan

Picture taken from Instagram

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s